jump to navigation

Buku-buku yang dilarang 31/10/2008

Posted by admin ppi-um in Speak UP.
1 comment so far
cita-cita mau punya koleksi buku, tapi khusus buku buku terlarang ama pemerintah Indonesia,
agar sudut pandang tidak bias.

berikut cuplikan dari salah satu milis :

                      

Di negeri ini buku masih menjadi barang yang berbahaya. Sedikit saja isinya
menyenggol kepentingan penguasa, riwayat sebuah buku bisa tamat. Tak ubahnya
seperti di jaman Suharto (Orde Baru), memang mentalnya masih sama kalee…
Baru-baru ini (Oktober 2006), Kejaksaan Agung melarang buku ”Atlas West Irian”
yang memuat gambar bintang Kejora dan ”Kutemukan Kebenaran Sejati dalam
Al-Qur`an,” karangan M Simanungkalit yang diterbitkan Yayasan Al Hanif.
Disamping itu, Kejaksaan Agung masih meneliti tiga judul buku yang lain, yaitu
”Detik-detik yang Menentukan”, karya mantan Presiden BJ Habibie, ”Sukarno File”
dan buku sejarah SMP-SMA yang tidak mencantunkam PKI dalam G30S.
Dalam sistem “Demokrasi Paranoid” seperti di negeri ini, sudah galib sebuah
opini dihadapi secara represif. Padahal konstitusi menjamin kemerdekaan
mengutarakan pendapat bagi warganya. Penguasa selalu mencari langkah mudah,
yaitu membreidel. Mungkin karena penguasa tak mampu melakukan counter opninion
terhadap buku-buku yang dimaksud.
Tapi, tidak selalu larangan Kejaksan Agung dipatuhi rakyat. Contohnya buku-buku
karya Pramoedya Ananta Toer, sastrawan yang buku-bukunya paling banyak dilarang
pemerintah. Meski peredarannya dilarang, toh buku-buku tersebut banyak dibaca
dan diperjualbelikan secara terbuka. Tentu saja prosesnya melalui perjalanan
panjang dan berliku-liku.
Berikut ini daftar buku-buku yang dilarang semasa Suharto (Orde Baru), disusun
berdasarkan judul buku, pengarang, kategori pelarangan:
Daftar ini disusun oleh PBHI 2006.
1. Bumi Manusia (1980), Pramoedya Ananta Toer, Komunis dan Marxist
2. Anak Semua Bangsa (1981), Pramoedya Ananta Toer, Komunis dan Marxist
3. Jejak Langkah (1985), Pramoedya Ananta Toer, Komunis dan Marxist
4. Rumah Kaca (1988), Pramoedya Ananta Toer, Komunis dan Marxist
5. Arus Balik (1995); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist
6. Nyanyi Sunyi Seorang Bisu (1995-1996) Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan
Marxist Naskah asli berjudul “Nyanyi Tunggal Seorang Bisu”, dibuat tahun 1991
7. Di Tepi Kali Bekasi (1947); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist
8. Perburuan (1950); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist
9. Keluarga Gerilya (1950); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist
10. Percikan Revolusi (1950); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist
11. Subuh (1950); Pramoedya Ananta Toer; Komunis dan Marxist
12. Bukan Pasar Malam (1951), Pramoedya Ananta Toer Komunis, dan Marxist
13. Mereka yang Dilumpuhkan (1951) Pramoedya Ananta Toer Komunis dan Marxist
14. Cerita dari Blora (1952) Pramoedya Ananta Toer Komunis dan Marxist
15. Korupsi (1954) Pramoedya Ananta Toer Komunis dan Marxist
16. Cerita dari Jakarta (1957) Pramoedya Ananta Toer Komunis dan Marxist
17. Serat Darmogandul, Menyesatkan
18. Suluk Gatoloco, SARA dan Menyesatkan
19.. Buku Putih Perjuangan Mahasiswa Indonesia KM ITB 1979, Politis
20. Apakah Soeharto Terlibat Peristiwa PKI, Politis
21. Bayang-bayang PKI (1995), Isntitut Studi Arus Informasi disunting Stanley,
Politis
22. Madame D Syuga, Porno dan SARA Buku ini dianggap mengeksploitasi tubuh Dewi
Soekarno secara gamblang
23. Painting in Islam, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang sejak
tahun 1993
24. Dosa dan Penebusan Menurut Islam dan Kristen, SARA (melecehkan Islam)
Secara resmi dilarang sejak tahun 1993
25. Kristus Dalam Injil dan Al Quran, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi
dilarang sejak tahun 1993
26. Mujarobat Ampuh, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang sejak tahun
1993
27. Berhati-hati Membuat Tuduhan, SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang
sejak tahun 1993
28. Menyingkap Sosok Misionaris SARA (melecehkan Islam) Secara resmi dilarang
sejak tahun 1993
29. Sajian Tuntutan Tuhan pada Akhir Jaman, SARA (melecehkan Islam) Secara
resmi dilarang sejak tahun 1993
30. Aurad Muhammadiyah (1994), Khadijjah Aam SARA
31. Memoar Oei Tjoe Tat (1995), Dilarang Kejaksaan Agung
32. Islamic Invation, Robert Morey
33. Di Balik Jeruji Besi, SARA (melecehkan Islam) Diterbitkan Yayasan
Kalimatullah
34. Alkitabul Muqodas, SARA (melecehkan Islam) Diterbitkan Yayasan Kalimatullah
35. Kesaksian Al Quran, SARA (melecehkan Islam) Diterbitkan Yayasan Kalimatullah
36. Tuanku Rao (1967), Parlindungan