jump to navigation

JIWAKU MENASIHATI DIRIKU 07/03/2007

Posted by admin ppi-um in Catatan pinggir.
trackback

JIWAKU MENASIHATI DIRIKU

*Penulis : UnKnown ( hidden mode)

 

 

Jiwaku berkata padaku dan menasihati untuk mencintai semua yang dibenci orang lain
Dan memperlakukan sebagai sahabat orang2 yang terfitnah

 

Jiwaku menasihatiku dan membukakan kepadaku bahwa cinta bukan hanya mempermuliakan orang yang mencintai tapi juga yang dicintai

Sampai hari itu cinta bagiku seutas benang dari sarang laba2 diantara dua bunga,erat satu sama lain

Tapi kini dia menjadi suatu lingkaran cahaya di sekeliling matahari yang tiada berawal pun tiada berakhir
Melingkari semua yang ada dan bertambah secara kekal
merangkum semua yang akan ada

 

Jiwaku menasihatiku dan mengajarku melihat keindahan yang diselubungi oleh bentuk dan warna
Jiwaku mengamanatkanku untuk memandang dengan tabah pada semua yang dianggap buruk sampai dia menampakkan diri dengan jelita

Sebelum jiwaku mengamanatkanku demikian dan menasihatiku
Aku rupanya melihat keindahan seperti obor-obor bergetar diantara tiang-tiang asap
Tapi kini asap itu terpencar dan menghilang dan aku tak melihat apapun selain kebakaran

 

Jiwaku menasihatiku dan mengamanatkanku umtuk mencari yang tak nampak
Dan jiwaku membukakakan padaku bahwa benda yang kita genggam adalah benda yang kita dambakan
Hari2 yang lain kuisi dengan kehangatan hati musim dingin dan dengan angin sepoi2 sejuk di musim panas
Tapi kini jari-jemariku menjadi serupa kabut
Membiarkan jatuh semua yang mereka genggam,mencampur dengan yang tak nampak yang kini kudambakan

 

Jiwaku menasihatiku dan mengharapku jaga sementara yang lain tidur
Dan mencari bantalku sementara yang lain berjaga
Karena dalam seluruh tahun-tahunku aku tak melihat mimpi-mimpi mereka, pun tidak kepunyaan mereka
Tapi kini aku terbang di siang hari dalam impianku,

Dan ketika mereka tidur kulihat mereka merdeka dimalam hari
Dan aku bersenang hati dalam kemerdekaan mereka

Jiwaku menasihati dan mengamanatkanku jangan sampai aku menjadi mulia lantaran pujian yang berlebihan
Dan jangan sampai aku menjadi sengsara karena takut akan celaan

Sampai hari itu aku menyangsikan pekerjaan tanganku sendiri
Tapi kini aku terdidik perkara ini:
Bahwa pepohonan berbunga pada musim semi dan memikul buah pada musim panas

Dan berjatuhan meninggalkannya pada musim gugur menjadi telanjang sama sekali pada
musim dingin
Tanpa permuliaan dan tanpa takut atau malu

 

Jiwaku menasihatiku dan meyakinkanku
Bahwa aku tak lebih tinggi daripada si kerdil pun tak lebih kecil daripada raksasa
Sebelum hari itu aku melihat manusia bagai dua orang lelaki
Yang satu seorang yang lemah kepada siapa aku mengejek atau mengasihani
Dan yang lain seorang yang sangat perkasa pada siapa aku akan mengikut atau menolak dalam pemberontakan

Tapi kini aku tahu bahwa aku pun dibentuk dari debu yang sama dari asal manusia diciptakan
Bahwa anasir-anasirku adalah anasir-anasir mereka dan batinku adalah batin mereka
Pergulatanku adalah pergulatan mereka dan ziarah mereka adalah kepunyaanku sendiri
Jika mereka melanggar,aku pun pelanggar
Dan jika mereka berbuat baik,maka aku memiliki andil dalam perbuatan baik mereka
Jika mereka bangkit, aku pun bangkit bersama mereka,jika mereka tinggal di belakang,aku pun bergabung bersama mereka

 

Jiwaku menasihatiku dan menitahku untuk melihat bahwa cahaya yang kubawa bukanlah cahayaku
Bahwa laguku tidak diciptakan di dalam diriku
Karena meskipun aku berjalan bersama cahaya, aku bukanlah cahaya
Dan meskipun aku sebuah kecapi diikat dengan dawai2
Aku bukan pemain kecapi

 

Jiwaku menasihatiku,saudaraku, dan mencerahkanku
Dan kerapkali jiwamu menasihatiku dan mencerahkanku
Karena kau serupa aku dan di situ tiada perbedaan di antara kita
Kecuali kalau aku berbicara dari apa yang ada di dalam diriku dengan kata2 yang telah kudengan dalam kesunyian
Dan kau menjaga apa yang ada di dalam dirimu dan penjagaanmu adalah sebaik banyaknya perkataanku….

Comments»

1. Disha - 07/08/2007

ya ampyuuuunnnn ngebosenin bgt dehh..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: